FEBI IAIN Pontianak Gandeng Bank Indonesia, Dorong Digitalisasi UMKM dan Kemandirian Ekonomi Pesantren

img 20261012 wa0060

PONTIANAK, 9 Oktober 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak menjajaki kolaborasi strategis bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah, mendorong digitalisasi UMKM, dan mengembangkan kemandirian ekonomi pesantren di Kalimantan Barat.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, bersama tim kerja sama Bank Indonesia. Dari FEBI IAIN Pontianak, hadir Dekan Dr. Luqman, S.H.I., M.S.I., Wakil Dekan I Dr. Ita Nurcholifah,M.M, Wakil Dekan II Verdianti,S.E.,M.Sc,Ak, Kabag TU Mulyadi, M.Pd., Dewi Puryanti, M.E., Ketua Prodi Perbankan Syariah, Kepala Laboratorium Perbankan Syariah, serta Staf tenaga Kependidikan FEBI IAIN Pontianak.

Pembahasan difokuskan pada pengembangan program kolaboratif yang mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan kebutuhan ekonomi masyarakat. Salah satu agenda yang dijajaki adalah FEBI Goes to UMKM, yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha, pemanfaatan pembayaran digital, dan perluasan akses pasar bagi UMKM di Kalimantan Barat.

Selain itu, FEBI dan Bank Indonesia membahas pemetaan potensi usaha pesantren untuk mendukung penguatan manajemen, tata kelola keuangan, serta pengembangan unit usaha produktif. Upaya tersebut turut dikaitkan dengan rencana pengembangan FEBI Talent Program, melalui skema PKL dan magang mahasiswa untuk membantu pengelolaan bisnis pesantren sesuai kebutuhan mitra.

Pertemuan juga membahas evaluasi kerja sama yang telah berjalan, termasuk dukungan beasiswa, serta inisiasi pembentukan Bank Indonesia Corner di lingkungan kampus sebagai sarana penguatan literasi ekonomi dan keuangan serta pendukung kegiatan akademik.

Melalui penjajakan ini, FEBI IAIN Pontianak memperkuat komitmennya untuk menghadirkan pendidikan ekonomi dan bisnis Islam yang aplikatif dan berdampak bagi masyarakat. Kolaborasi dengan Bank Indonesia diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program konkret, terukur, dan berkelanjutan guna mendukung pengembangan ekonomi syariah serta kemandirian ekonomi daerah.

Penulis : Fatima, Editor: Muhammad Holil

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top